Institute for National and Democratic Studies

TKI di Hong Kong Sambut Gembira Pencabutan SE 2258

leave a comment »

Hong Kong, CyberNews. Para tenaga kerja Indonesia di Hong Kong yang tergabung dalam Assosiasi Tenaga Kerja Indonesia Hong Kong (ATKI-HK) menyambut gembira keputusan Konsulat Jenderal RI di Hong Kong mencabut Surat Edaran Nomor 2258. Namuna aksi ATKI HK tetap berlanjut karena TKI masih mengalami overcharging, potongan ilegal 7 bulan gaji, dan pelayanan yang buruk dari servis KJRI Hong Kong Eni Lestari, juru bicara ATKI-HK mengatakan setelah perwakilan TKI memenuhi undangan dialog oleh Konjen RI Ferry Adamhar tentang pencabutan SE 2258, akhirnya KJRI Hong Kong memenuhi tuntutan TKI tentang pencabutan SE 2258 setelah serangkaian aksi digelar PILAR dan GAMMI sejak 13 Januari awal tahun ini.
Sebelumnya, pada tanggal 10 Februari 2008, PILAR dan GAMMI menggelar rapat akbar dan aksi akbar menolak SE 2258 yang diikuti oleh ribuan TKI. “Inilah pertama kalinya ribuan TKI di Hong Kong bergabung dalam aksi, dan ini membuktikan bahwa TKI semakin sadar dan gerakan TKI semakin kuat,” tandas Eni dalam keterangan pers tertulis kepada Suara Merdeka CyberNews, Minggu (17/2) malam.
Minggu (10/2), ribuan TKI sempat mengepung KJRI, Kamis (14/2), perwakilan KJRI mendatangi kantor PILAR, dan memberikan kabar bahwa, tuntutan TKI dipenuhi. Untuk itu mereka akan mengumumkan keputusan  tersebut pada Minggu (17/2).
“Walaupun KJRI mengatakan bahwa keputusan pencabutan SE 2258 adalah salah satu bentuk kebijaksanaan KJRI bagi warganya, tapi kenyataan bahwa merekalah yang membuat SE 2258 tersebut, maka bagi TKI, pencabutan SE 2258 ini adalah hasil gerakan TKI yang terus menguat, bahkan mencapai ribuan,” ungkap Eni.
Eni menambahkan PILAR, GAMMI dan seluruh TKI di Hong Kong juga mengucapkan terima kasih atas solidaritas dari berbagai kalangan baik di Hong Kong, maupun di Indonesia yang terus memberikan dukungan terhadap perjuangan TKI.
Perlu diketahui, PILAR dan GAMMI gabungan beberapa kelompok, seperti Akhwat Gaul, Alexa Dancer, Al Fattah, Al Hikmah, Al Istiqomah Internasional Muslim Society, Al Ikhlas, Al Jamiatus Solehah, An Nisaa International Muslim Society, Arrohmah, Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia (ATKI-HK), Birul Walidain, Borneo Dancers, Dance in Freedom (DIF), Forum Muslimah Al Fadhilah (FMA-HK), Ikatan Wanita Muslim Indramayu Cirebon (IWAMIC), Ikatan Wanita Hindu Dharma Indonesia (IWHDI), Java Dance, KREN Dancers, Nur Muslimah Shatín, Peace, Simple Groups, Terali Dancer, Wanodya Indonesian Club, Zaqia.

Advertisements

Written by INDIES

February 18, 2008 at 10:16 am

Posted in Migran

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: