Institute for National and Democratic Studies

Archive for April 2011

Unmasking and Challenging ASEAN-No to Neoliberal-Globalization Scheme on ASEAN

leave a comment »

Jakarta(29/4)-Pembentukan komunitas ASEAN harus dikritisi, guna memastikan kedaulatan regional dari dominasi negeri-negeri dunia pertama, terlebih ditengah krisis energi, lingkungan, pangan dan finansial yang mengambil bentuk krisis overproduksi dinegeri-negeri maju. Pandangan ini disampaikan oleh organisasi massa dan non governmental organization yang tergabung dalam Indonesian Peoples’ Action On ASEAN (IPAA) dalam media briefingnya yang bertajuk “Unmasking and Challenging ASEAN-No to Neoliberal-Globalization Scheme on ASEAN: Stop Land Grabbing, Decent Wage and Employment for The Peoples”, sore ini dijakarta

“Rencana pembangunan komuntas ASEAN ini layak dikritisi, karena pada prosesnya sangat bias kepentingan negeri dunia pertama seperti Amerika, sehingga dapat mengkooptasi kedaulatan regional ASEAN” ujar Oki Firman Febrian, Direktur Institute for National and Democracy Studies (INDIES), anggota IPAA.(29/4) Read the rest of this entry »

Written by INDIES

April 29, 2011 at 12:01 pm

Buruh Migran Tumbal Integrasi ASEAN

leave a comment »

Jakarta. Institute for National and Democratic Studies (INDIES) mengkritik desakan Presiden SBY tentang percepatan penyatuan ekonomi ASEAN harus segera dilakukan. Menurut Direktur Eksekutif INDIES, Oki Firman Febrian, SBY abai pada kenyataan integrasi ASEAN menumbalkan buruh migran yang mayoritas berasal dari Indonesia.

Oki menjelaskan, terdapat kurang-lebih enam juta buruh migran yang tersebar di dalam kawasan ASEAN. Sebagian besar berasal dari Indonesia. Selebihnya Myanmar, Kamboja, dan Vietnam. Sebagian besar buruh migran bekerja di Malaysia, Singapura, Brunei, dan Thailand. Mayoritas buruh migran di kawasan ASEAN adalah para pekerja manual (unskilled labor) dan bekerja di sektor domestik, perkebunan, dan pabrik-pabrik pengolahan. Read the rest of this entry »

Written by INDIES

April 9, 2011 at 4:23 am

Posted in Siaran Pers

Tagged with ,

INDIES: ASEAN Tergantung Investasi Asing!

leave a comment »

Nusa Dua (8/4), ASEAN Finance Ministers Meeting (AFMM) ke-15 dibuka oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono dengan seruan untuk segera melakukan liberalisasi jasa keuangan, pembangunan pasar modal dan manajemen arus modal di wilayah Asia Tenggara. Seruan SBY juga merupakan sebuah dorongan percepatan dalam pembentukan Komunitas ASEAN 2015.

Terhadap pertemuan ini Oki Firman Febrian, Direktur Institute for National dan Democracy Studies (INDIES) menyatakan keprihatinannya terhadap seruan Presiden RI tersebut. “Saya sangat menyesalkan pernyataan tersebut, seruan liberalisasi itu artinya sama saja dengan menyerukan para pemilik modal besar untuk menggerus kehidupan ekonomi riil Indonesia, yang hari ini sudah terpukul oleh perjanjian perdagangan bebas yang dilakukan oleh Indonesia dan negeri-negeri kapitalis monopoli dunia” sesalnya (8/4) Read the rest of this entry »

Written by INDIES

April 8, 2011 at 4:12 pm

Posted in Siaran Pers

Krisis Politik di Libya dan Ancaman Terhadap Kedaulatan!

leave a comment »

Pertengahan Maret lalu, atas nama keamanan dan perlindungan terhadap masyarakat sipil di Libya Dewan Keamanan PBB telah mengeluarkan resolusi guna mengesahkan intervensi militer Amerika Serikat dan NATO yang dipimpin Perancis terhadap Libya dan sekarang Pantai Gading. Sebelumnya kebangkitan rakyat di kawasan Timur Tengah mulai dari Mesir, Tunisia dan Bahrain. The Institute for National and Democracy Studies (INDIES) memandang bahwa tata dunia yang hari ini berada dibawah dominasi negeri-negeri ”super power” mulai terancam.

“Krisis energi, pangan, dan finansial yang terjadi didunia dan berawal dari tak terpecahkannya kontradiksi internal di negeri-negeri dunia pertama telah menunjukan wajahnya yang paling kasar yaitu intervensi militer. Pergolakan yang terjadi di Timur Tengah merupakan Amerika Serikat dan sekutunya dikawasan Timur Tengah dan Afrika merupakan kelanjutan pengukuhan dan penuntasan tata dunia baru di era kapitalisme monopoli” terang Oki Firman Febrian, Direktur INDIES, di Jakarta (6/4).

Menurut INDIES, kepentingan negeri-negeri dunia pertama untuk keluar dari krisis internalnya yang akut adalah dengan melakukan intervensi militer, dan hal ini tercermin dari ongkos perang. Sebut saja AS sebagai yang paling berkepentingan anggran militernya semakin membesar. Membesarnya anggaran militer ini bergerak intensif sering dengan operasi-operasi militer yang dilakukan oleh AS dan sekutunya di berbagai negeri, jika tak dapat dikatakan sebagai agresi militer, demikian analisa peneliti INDIES, Aan Anshary. Read the rest of this entry »

Written by INDIES

April 7, 2011 at 3:47 am

Posted in Uncategorized

Komunitas ASEAN 2015 : Keuntungan atau Kerugian?

leave a comment »

Proses mewujudkan visi ASEAN sebagai kawasan terpadu (integrated community) yang akan ditopang melalui tiga pilar yaitu ASEAN Political-Security Community, ASEAN Economic Community dan ASEAN Socio-Cultural Community merupakan agenda yang mau dicapai dalam pertemuan ASEAN ke 18 di Jakarta pada Mei 2011. Terintegrasinya negeri-negeri dikawasan ASEAN diharapkan dapat mendorong terciptanya stabilitas, kedamaian, kesejateraan dan terwujudnya komunitas yang saling peduli. Menanggapi perhelatan regional ini, Oki Firman Febrian, Direktur The Institute for National dan Democracy Studies (INDIES) menyatakan kesangsiannya.

“Visi ASEAN sebagai Integrated Community, yang dideklarasikan pada pertemuan ASEAN ke 9 tahun 2003 lalu ini tentu saja perlu disambut baik, namun ada hal-hal mendasar yang perlu ditegaskan terkait dengan isu kedaulatan dan legitimasi rakyat pada proses di ASEAN itu sendiri” tanggapnya (5/4) Read the rest of this entry »

Written by INDIES

April 6, 2011 at 4:00 pm

Posted in Siaran Pers